by

Spesial HUT RI 74 Kaum Muda Bertato Di Tangsel Hijrah Hapus Tato

buanaheadline.co.id, TANGERANG SELATAN – Tepat spesial HUT Kemerdekaan RI Ke 74, puluhan kaum muda bertato di Kota Tangerang Selatan melakukan niat hijrah.

Sejak pagi mereka rela antri untuk mendapat layanan hapus tato yang diselenggarakan oleh lembaga MMT Foundation, IMS (Islamic Medical Service) dan Muhammad Reza Center, bertempat di ‘S Coffe’ sebuah kafe, Komplek Villa Dago Blok AD/5 Pamulang Kota Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019) hingga petang hari.

Fahrul Fauzi (26) warga Pondok Cabe Pamulang kepada buanaheadline.co.id mengaku sudah capek dan berniat kembali hidup di jalan yang benar.

Tato dibeberapa bagian tubuhnya antara lain leher, tangan, dada, serta punggung, yang sudah sekira10 tahun lebih menempel di tubuhnya, ternyata menjadi kendala saat mencari lowongan lapangan pekerjaan. Dirinya juga mengatakan bahwa ternyata hapus tato itu mahal.

Senada, Mohamad Ghozali alias Sompret, juga menyatakan syukur dengan diadakan kegiatan sosial ini. “Karena kalau saya mau menghapus tato ini, kan harus cukup punya uang banyak bang,” katanya.

Sementara, pemilik S Coffee Arif Kayanto, menjelaskan bahwa  moment positif ini mengangkat tajuk 74Th Hijrah Merdeka.

“Kita membantu fasilitasi teman-teman yang berhijrah dengan cara hapus tato secara gratis. Ini adalah yang pertama kali di S Coffe dan mendapat suport IMS dan Muhammad Reza Center,” ujarnya.

Pun, penyampaian pihak Muhammad Reza Center dituturkan langsung oleh M Reza alias Bang AO, mengatakan penyelenggaraan ini karena berawal dari kepekaan pihaknya.

“Karena awalnya kita tahu anak muda pingin coba-coba (membuat tato) tapi akhirnya ketika ada kesempatan bekerja, mereka terbentur oleh tato dan biaya untuk menghilangkannya butuh biaya mahal,” ujarnya.

Pemilik nama sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan, yang sudah ramai di perbincangkan akan maju dalam bursa pencalonan Walikota Tangerang Selatan 2020 mendatang ini menampik bila kegiatan layanan hapus tato gratis ini erat kaitannya dengan politik.

“Memang kita mau adakan di setiap kecamatan dan ini murni giat sosial kita, bukan pencitraan,” pungkasnya. (sugeng)

News Feed