by

Wisuda Unindra ke-67, Rektor : “Antisipatif Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.”

BUANAHEADLINE, JAKARTA –Universitas Indraprasta PGRI (Unindra)  dalam rangka wisuda yang ke-67 periode semester gasal 2018-2019 secara resmi dibuka, acara yang digelar di Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, rabu (10/04/2019)

Mahasiswa yang di wisuda berjumlah 1338 orang, Dari jumlah itu 61,2% atau sebanyak 798 orang wisudawan untuk program strata 2 atau magister. Mahasiswa S2 hanya 11,3% tapi kali ini wisudanya mencapai 61,2% tentunya konsekuensi dalam melaksanakan kurikulum dan peraturan-peraturan yang berlaku bahwa setiap baru semester genap itu memang didominasi oleh mahasiswa strata 2

Wisuda ke-67 ini dihadiri antara lain,
LPP wilayah 3 yang termasuk pengurus besar PGRI, Pengurus PGRI pusat pengurus BPPL PGRI, Pengurus PGRI Provinsi DKI Jakarta, seluruh jajaran pimpinan akademik,  calon wisudawan dan segenap tamu undangan.

Rektor Unindra Prof. DR. H. Soemaryoto dalam sambutannya mengatakan pada 2018- 2019 ini Unindra sudah memulai program untuk studi lanjut para dosen.

” Dimulai sebanyak 21 orang dosen dan semester genap ini sudah dimulai juga sebanyak 20 orang dosen jadi tahun ini Alhamdulillah sudah menyekolahkan sekolah  lanjut S3 Doktor untuk  dosen sebanyak 42 orang dan ini tentunya akan berjalan secara berkesinambungan,” ungkapnya.

setiap tahun dianggarkan sebanyak 40% untuk tugas belajar S2, S3 dari 1077 orang selesai, tetapi yang belum mencapai 20% yang sudah kerja keras sejalan dengan visi Unindra.

Soemaryoto juga optimis  dalam program jangka panjang Insya Allah pada tahun 2029 nanti Unindra diharapkan menjadi perguruan tinggi yang unggul di dalam pembelajaran atau Teaching University.

“Oleh karena itu setelah kita pada bulan Juli yang lalu kita sudah mendapat kredit maka semua program-program dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran kualitas input dan output menjadi suatu program utama dan prioritas saya bersama teman-teman Mohon doanya sehingga Unindra betul bisa mewujudkan impian menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pembelajaran,” lanjutnya.

Sarana dan prasarana penunjang universitas terus dibenahi antara lain akan dibangun 2 unit gedung lagi sekarang sudah selesai 7 unit gedung kita sudah memprogramkan 2 unit dan satu diantaranya adalah gedung untuk kita dan akan dibangun suatu ruangan yang memenuhi syarat mengadakan konferensi seminar diskusi secara internasional.

Adapun agenda kedepan akan dilaksanakan Program untuk diskusi ataupun seminar internasional  pada 1 Agustus 2019 mendatang di Gedung Bidakara dan perkembangannya sangat luar biasa dari target  200 peserta sekarang sudah terkumpul lebih dari 300 peserta internasional.

Soemaryoto juga memberikan sedikit pesan kepada calon wisudawan agar perlu berpikir secara jernih dan berpikir secara rasional kemudian juga berpikir secara antisipatif nanti dalam menghadapi era revolusi industri 4.0.

Intinya adalah nanti akan menghilangkan
Kerja manual diganti dengan komputer dan robot istilah disrupsi atau kekacauan yang akan terjadi, percaya hal-hal seperti itu maka Unindra dalam menyikapi juga tidak terburu-buru.

“seperti yang dinyatakan dalam surat Albaqarah yang menyatakan bahwa kita hidup ini sudah diatur. Beban apa pun dipastikan tidak melebihi kesanggupan kita itu sudah jelas dengan cara kita beriman kemudian juga di dalam surat Al Tahrim ayat 6 dinyatakan juga setiap ada masalah setiap ada kesulitan Allah sudah menjadikan pasti ada solusinya pasti ada kemudahan nya jadi kalau kita iman yang benar jadi tidak usah terlalu galau tidak usah terlalu sedih tidak usah terlalu asik,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan kabar gembira bagi Mahasiswa yang ingin melanjutkan program S2 karena Unindra saat ini sudah memiliki program pendidikan strata 2 atau  magister di bidang pendidikan IPA, IPS, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris  dan bagi Mahasiswa yang telah lulus S1 nanti dianjurkan  segera mendaftar dan universitas  akan memberikan diskon khusus sebesar  Rp2.000.000. ini suatu kesempatan yang baik , karena nanti guru bidang studi harus memiliki gelar  minimal S2  sebagai persyaratannya. (Endro).

News Feed